Meluncur Dengan Kereta Tercepat

los-trenes-de-levitacion-magnetica
Kemajuan ilmu teknologi erat kaitannya dengan negara Jepang, ya memang negara tersebut menjadi patokan bagi perkembangan segala bentuk teknologi. Indonesia sendiri mengikutinya walaupun masih sangat jauh untuk menyamai kemajuan teknologi di Jepang sana.

Salah satunya ialah alat transportasi utama disana ialah kereta api. Apakah kalian pernah mendengar kereta yang terlihat melayang di atas relnya?ya kereta tersebut biasa dikenal dengan Kereta Maglev. MagLev adalah singkatan dari MAGnetically LEVitated trains yang terjemahan adalah kereta api yang mengambang secara magnetis. Sering juga disebut kereta api magnet.

Prinsip dari kereta api ini adalah memanfaatkan gaya angkat magnetik pada relnya sehingga terangkat sedikit ke atas, kemudian gaya dorong dihasilkan oleh motor induksi. Kereta ini mampu melaju dengan kecepatan sampai 650 km/jam (404 mpj) jauh lebih cepat dari kereta biasa. Jepang, Perancis, Amerika, dan Jerman telah menerapkan transportasi ini. Pada 2005 hanya ada dua jalur Maglev yang dibuka umum, di Shanghai dan Kota Toyota.

Saat ini dikenal ada tiga jenis teknologi maglev:

  1. Yang tergantung pada magnet superkonduktivitas (suspensi elektrodinamik)
  2. Yang tergantung pada elektromagnetik terkontrol (suspensi elektromagnetik)
  3. Yang terbaru, mungkin lebih ekonomis, menggunakan magnet permanen (Inductrack)

Kereta supercepat lainnya ialah TGV di Perancis, Amtrak Acela Express di USA, Ice di Jerman, dan Shinkansen di jepang. Mereka semua adalah pemegang rekor kereta supercepat di negara masing-masing. Kecepatannya berkisar 300 km/jam. Dan mereka semua berjalan menggunakan roda di atas rel kereta biasa.

Pada awal pembuatan kereta maglev tidak dirancang sebagai kereta super cepat, namun hanya dipakai di dalam kota saja. Dan kecepatannya pun hanya 60 km/jam. Namun dalam perkembangnya, kereta ini justru mampu menembus dengan kecepatan 400 km/jam.

Bagaimana kereta MagLev berjalan?

Saat keadaan berhenti, kereta maglev tidak mengambang di atas rel. Saat akan berangkat, magnet super konduktor dinyalakan dan kereta mulai mengambang di atas rel sejauh 100 milimeter. kemudian, magnet super konduktor itu mengatur posisi kereta maglev agar tepat di tengah jalur guideway supaya saat nantinya berjalan, kereta maglev tidak menyerempet lintasan. Setelah menemukan posisi yang tepat, komputer akan mengunci posisi tersebut dan menstabilkan magnet superkonduktor agar posisi kereta tidak berubah. setelah semua siap, maka magnet super konduktor pada kereta dan magnet pada bagian dinding rel akan menciptakan daya saling menarik dan mendorong secara berulang-ulang sehingga nantinya daya tersebut akan menggerakkan kereta maglev untuk memulai perjalanannya, teknologi kereta maglev terus dikembangkan. Sebab, sangat banyak manfaatnya. Selain dapat melaju dengan cepat, kereta maglev sangat mudah direm, sehingga tingkat keamanan lebih baik daripada kereta biasa. Dengan berjalan mengambang, penumpang akan merasa nyaman karena tidak ada getaran seikitpun. Selain itu kereta maglev tidak menimbulkan suara bising dan tidak menimbulkan asap hasil pembakaran.

Dengan kecanggihan seperti itu layak untuk dijadikan pedoman peningkatan teknologi perkereta apian di Indonesia. Sebagai generasi penerus bangsa marilah kita mengadopsi hal-hal positif dari negara lain. Belajar tanpa mengenal lelah untuk kemajuan Indonesia!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s